Nama: Sella williana
Kelas: 9K
Ciri Ciri Anak Hiperaktif
Anak-anak identik dengan tingkah laku yang ceria dan aktif. Seringkali kita menjumpai anak yang terlihat sangat aktif dan bersemangat, seakan energi yang dimilikinya tiada habis-habisnya. Tingkah laku anak yang sangat aktif ini sebenarnya sangat wajar, karena masa kanak-kanak memang merupakan masa seseorang mengeksplorasi lingkungan sekitarnya dengan berbagai macam aktivitas gerak. Misalnya dengan berlari kesana kemari, memanjat, memainkan sesuatu, mengutak-utik mainannya dan banyak lagi. Semua itu menunjukkan rasa keingintahuan yang wajar dari seorang anak terhadap berbagai hal baru.
Beda Anak Aktif dan HiperaktifKewajaran tersebut karena pada usia tertentu, perkembangan motorik dan syaraf anak akan mencapai kematangannya. Untuk mencapai hal tersebut, anak perlu mengasahnya dengan melakukan aktivitas melalui gerakannya. Diantara tingkah laku anak pada umumnya, memang ada anak-anak yang aktivitas geraknya berlebihan dari biasanya. Anak-anak ini biasanya juga tampak sulit diatur atau diberi tahu oleh orang tuanya untuk bersikap lebih tenang. Terkadang, orang tua menjadi sangat cemas dan mulai berpikir apakah anaknya termasuk anak yang hiperaktif. Bahkan beberapa orang sudah langsung memberi vonis ketika melihat anak yang aktif dan tidak bisa diam.
Walaupun begitu, kita tidak bisa langsung menyatakan bahwa anak yang berperilaku seperti itu adalah anak yang hiperaktif, karena masih banyak ciri anak hiperaktif yang perlu diamati dan ditelaah lebih jauh untuk menentukannya. Terlebih lagi bisa saja itu berarti bahwa anak tersebut hanya seorang anak yang aktif saja. Menentukan atau melihat perbedaan antara anak yang aktif dengan yang hiperaktif memang terkadang tidak mudah dan sulit dilihat, sebab perbedaannya sangat tipis. Namun sebagai acuan, Anda bisa mengamati beberapa hal yang terlihat pada tingkah laku anak. Pada kondisi anak yang aktif, tidak terdapat gangguan di otaknya. Anak hanya memiliki energi yang tinggi dan membuatnya selalu ingin bergerak untuk menyalurkan energinya, sehingga terlihat mempunyai mobilitas yang lebih tinggi daripada teman-teman seusianya yang lain. Secara umum, ciri-ciri anak aktif adalah seperti berikut ini:
- Anak yang aktif mampu memusatkan pikiran atau berkonsentrasi dengan baik. Contohnya ketika sedang bermain yang memerlukan konsentrasi penuh seperti puzzle atau balok, anak aktif akan bisa menyelesaikannya sampai selesai.
- Tidak terlalu sulit untuk mengarahkan atau memberitahu anak yang aktif dengan bahasa yang baik dan benar.
- Biasanya, anak yang aktif akan lebih kreatif dalam bermain. Ada kalanya ia bisa menciptakan sesuatu yang sama sekali tidak terpikirkan oleh anak lain ketika sedang bermain.
- Anak yang aktif juga memiliki kesabaran yang lebih baik, dan selalu memiliki tujuan dengan apa yang dia lakukan.
- Jika lelah, anak aktif akan merasakannya dan berhenti bermain untuk beristirahat.
- Biasanya, anak aktif cenderung merupakan anak yang cerdas dan lebih mudah untuk mandiri.
Ciri ciri Anak Hiperaktif
Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan perilaku yang penyebabnya berasal dari perkembangan otak yang tidak normal. Juga dikenal dengan sebutan ‘Attention Deficit Hyperactivity Disorder’ atau ADHD. Jika pada anak aktif biasa perilakunya seperti telah dibahas di atas, sedangkan pada anak hiperaktif, ciri-ciri yang biasa tampak pada perilakunya sehari-hari yaitu:
- Sulit untuk fokus atau memusatkan pikiran selama lebih dari lima menit, mudah sekali bosan sehingga anak jarang menyelesaikan pekerjaannya. Cepat sekali berganti atau beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya.
- Sulit untuk dikendalikan dan selalu melawan atau berontak ketika disuruh untuk bersikap sedikit tenang. Ia lebih suka beraktivitas sesuka hatinya saja.
- Ketika bermain, anak hiperaktif cenderung akan merusak mainannya sendiri.
- Anak tidak mudah lelah dan semua aktivitasnya tampak tidak memiliki tujuan, sulit tidur dan jarang mengantuk.
- Sikapnya cenderung agresif, baik kepada teman seusianya maupun ketika sedang bermain sendiri. Contohnya, ia bisa tiba-tiba memukul temannya tanpa sebab, dan beberapa serangan fisik lainnya.
- Anak hiperaktif juga tidak sabaran, suasana hatinya labil dan sulit mengontrol diri, misalnya suka merebut mainan anak lain.
- Terkadang perkembangan bahasa dan motoriknya juga terlambat. Hal ini disebabkan karena pada umumnya anak hiperaktif memiliki intelegensi yang rendah, walaupun tidak semua anak hiperaktif demikian.
- Tidak bisa mengontrol gerakannya. Contoh, jika duduk ia tidak bisa tenang, selalu bergerak dan bergoyang-goyang, selalu melompat pada waktu yang tidak tepat, memanjat atau berguling bukan di tempatnya.
- Beberapa anak ada yang banyak bicara dan sulit diam, bersuara keras setiap bicara, selalu menyerobot pembicaraan orang dan tidak bisa menunggu orang lain selesai bicara.
- Kurang kreatif karena sulit fokus.
- Impulsif, yaitu tidak pernah berpikir panjang ketika melakukan sesuatu, sulit menahan dorongan hatinya untuk langsung bertindak jika memiliki suatu ide, dan tidak mengenal konsep bahaya.
- Tidak suka berteman, tidak suka bermain atau lebih cenderung bermain sendiri.
- Lebih mudah frustasi. Karena kurang kreativitas dan tidak sabar, jika tidak bisa atau belum selesai mengerjakan sesuatu, anak hiperaktif mudah kesal dan marah.
sumber: http://dokteranak.org/ciri-ciri-anak-hiperaktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar